Thursday, August 1, 2013

Perpisahan Mengharukan

Bartno Note



Yesterday another separation ceremony. But now more sadden the before. Everyone has a crystal in their eyes.

Some of them can't hold the tears, some of them wanna still look tough.

At the end, we encourage each other for a better future.

Best memories and best friend to keep inside deep in my heart.

--------

Kemarin menjadi acara kumpul perpisahan lagi. Tapi kali ini lebih sedih dari sebelumnya. Setiap orang punya kristal di matanya.

Beberapa diantaranya tak dapat menahan air mata, dan lainnya masih ingin terlihat gagah.

Pada akhirnya, kami saling menyemangati untuk masa depan yang lebih baik.

Kenangan terindah dan teman terbaik yang pastinya tersimpan dalam lubuk hati terdalam.

---






Friday, May 31, 2013

Kisah Nomor Punggung David Beckham

Bartno note:



Butuh waktu dua hari bagi saya untuk menelusuri nomor punggung berapa saja yang pernah dikenakan salah satu idola saya, David Beckham yang telah memutuskan pensiun di akhir musim 2012-13.

Pada beberapa klub tempatnya bermain, Beckham tak hanya membuat dampak positif di lapangan tetapi juga memberikan dampak positif bagi keuangan klub melalui penjualan jerseynya yang mendominasi pasar.

Salah satu penjual Jersey di Madrid, Eugenio Martinez mengatakan, "Penjualan jersey Real Madrid merosot 20 persen dibanding era Beckham,' yang dilansir dari Bloomberg, Jumat (25/5).

Yuk intip nomor jersey apa saja yang pernah dikenakan bintang sepak bola kelahiran Leytonstone, London, 2 Mei 1975 ini dalam tim utama.

Jersey MU no.14 (1992-1993)
Debut David Beckham di tim utama Manchester United sebagai pengganti dalam pertandingan League Cup pada tanggal 23 September 1992. Ia cuma sekali bermain di musim ini. Saat itu Beckham menggunakan jersey bernomor punggung 14.

Kemudian Beckham kembali tampil di tim muda hingga musim 1993-94. Pada musim 1994-95, Beckham dipinjamkan MU ke Preston North End FC.

Jersey Preston North End FC. no.4 (1994-95)
Menggunakan nomor punggung empat, Beckham tampil gemilang di klub yang bermain di divisi tiga ini. Dari lima penampilannya ia mencetak dua gol, salah satu golnya dicetak dari sepak pojok.

Setelah dianggap cukup melatih penampilannya di tim utama, Beckham ditarik kembali Sir Alex Ferguson ke MU.

Jersey MU no.28 (1994-95)
Pada sisa musim ini, Beckham menggunakan jersey nomor 28. Ia tampil sebanyak 10 kali dengan tiga diantaranya sebagai cadangan. Satu gol dibuatnya pada musim ini.

Jersey MU no.24 (1995-96)
Lagi, Beckham berganti nomor punggung. Musim ini ia menggunakan nomor 24. Tapi kini penampilannya sebagai starter lebih dominan. Secara keseluruhan Beckham tampil 40 kali dengan delapan gol.

Jersey MU no.10 (1996-97)
Pada permulaan musim ini, Beckham dianugerahi nomor 10 yang biasanya dipakai salah satu bintang MU, Mark Hughes. 49 laga dilakoninya pada musim ini dengan 12 gol ditorehkannya.

Jersey timnas Inggris (1996-2009) dan MU (1997-2003) no.7
Pertama kali Beckham menggunakan nomor ini saat ia masuk timnas Inggris. Ketika itu The Three Lions melawan Moldova pada 1 September 1996, dan menang 3-0. Beckham membuat 115 penampilan dan 17 gol bersama timnas Inggris.

Karena pensiunnya bintang MU Eric Cantona yang bernomor punggung 7, Beckham pun mengambil alih nomor tersebut mulai musim 1997-98. Dan seperti tertular, Beckham berhasil membawa nomor 7 itu menjadi nomornya para bintang sepak bola. Selama menggunakan nomor 7, Beckham telah melakoni 294 laga dengan membuat 64 gol untuk United.

Jersey Real Madrid (2003-2007) dan L.A. Galaxy (2007-2012) no.23
Keputusannya pindah dari MU ke Real Madrid membawanya memegang nomor 23. Itu karena nomor trademarknya 7, digunakan kapten Real Madrid, Raul Gonzales. Pemilihan nomor 23, karena Beckham mengidolai Michael Jordan yang menggunakan nomor 23 saat bermain di Chicago Bulls. Selama di salah satu klub favorit warga Spanyol ini, Beckham mencetak 20 gol dalam 155 laganya.

Pindah ke L.A Galaxy Beckham juga memilih nomor 23. Selama di L.A. Galaxy, Beckham mencatatkan 118 partai dan 20 gol.

Jersey AC Milan no.32 (2009-2010)
Setelah akhir musim Major League Soccer (MLS) kompetisi sepak bola tertinggi Amerika, Beckham dipinjamkan ke AC Milan. Pinjaman pertama Januari 2009 - Juli 2009, pinjaman kedua Januari 2010 - Maret 2010. Karena nomor 7 dan 23 sudah digunakan pemain bintang Milan yakni, Alexandre Pato dan kapten Massimo Ambrosini, Beckham akhirnya memilih nomor 32 yang pernah dipakai mantan bintang Milan, Christian Vieri. 33 laga dan dua gol prestasi Beckham di AC Milan.

Jersey Paris Saint-Germain no.32 (2012-13)
Setelah berhasil turut membawa L.A. Galaxy juara MLS, Beckham memutuskan pindah ke PSG sebagai klub terakhirnya. Di sini, Beckham kembali menggunakan nomor 32, karena PSG dilatih Carlo Ancelotti dan direktur olahraga Leonardo yang juga pernah melatih Beckham saat dipinjamkan ke AC Milan. Lagi pula nomor 7 (Jeremy Menez), 10 (Zlatan Ibrahimovic), dan 23 (Gregory van der Wiel) sudah jadi milik pemain PSG. Bersama PSG, Beckham melakoni 13 laga dan turut membantu PSG juara Ligue 1 setelah absen 19 tahun.

Monday, April 22, 2013

Wonderful Rainbow

Bartno Note:



It's quite a long time, as I remembered to see a rainbow. I Think the last time I saw rainbow in my junior high school.

So, when I see it again at the end of last month, I feel excited.

Using my camera and smartphone, I immortalized the rainbow.

So beautifull. Thanks God.

Do you realize that, not just only the animal get marginalized, but rainbow too, concomitant increase of population and building.

Because, I see my new rainbow at Emeralda Golf Club, Depok, where there is no high building surround it.

So, have you seen a rainbow lately?

Monday, March 18, 2013

Berkenalan dengan Si Rambut Gembel


Bartno Note

Perjalanan ke Dieng, yg dimulai 17 feb 2013 sore pukul 17:00 dari St. Lebak Bulus. Berakhir di St. Mendolan Wonosobo pukul 3:30 Pagi.

Ini yang paling khas. Usai menonton tayangan kisah Dieng di Dieng Plateu Theater, kami bertemu dengan anak kelas satu SD yg manis bernama Nita. Ia adalah salah satu dari tiga anak di Dieng yg berambut gembel, sepengetahuan Bapaknya.
 





Kata bapaknya, rambut gembel terbagi menjadi tiga:
1. Gembel lurus, di mana bentuk gembelnya terpencar-pencar.
2. Gembel kepang, dimana bentuk rambut gembelnya seperti di kepang.
3. Gembel konde, dimana bentuk rambut gembelnya spt konde ibu-ibu berkebaya.



Nah si Nita ini termasuk dalam Gembel kepang. Yang spesial dari Nita adalah; rambut gembelnya bersih (tidak kutuan, gatal, dan penyebab masalah rambut lainnya), diantara rambut gembelnya ada bentuk yang menyerupai Monyet (bisa dilihat di gambar). Dan bentuk gembel kepangnya pun mirip keris Jawa.

Menurut cerita bapaknya, rambut gembel Nita terjadi, setelah Nita menderita panas tinggi yg cukup susah disembuhkan, dan ia sembuh ketika rambut gembelnya terbentuk.

Pernah, saat main di sekolahan, rambut Nita digunting temannya. Nita pun kembali sakit dan juga kembali sembuh setelah terbentuk lagi rambut gembelnya.

Rambut gimbalnya baru boleh digunting setelah orangtuanya mampu memenuhi keinginan Nita. Dan keinginan sebenarnya akan diketahui apabila orangtuanya menanyakan hal apa keinginannya seketika ia bangun tidur. Kata-kata yang terucap pertama itulah keinginan Nita sebenarnya.

Hal, terjadinya anak berambut gembel ini bermula, ketika seorang Kyai menitipkan akan adanya anak berambut gembel kepada warga Dieng.

Menurut bapaknya lagi Nita pernah dikunjungi Presiden SBY, digendong putri Indonesia, dan diwawancara salah satu stasiun Tv Nasional.

Pernah waktu itu, ia akan diwawancara anak kuliah untuk menyelesaikan skripsinya, tapi karena Nita lagi ga mood, jadinya ga bisa deh.

Sama dengan saat kedatangan kami waktu itu, Nita sedang tak moody, karena menrut Bapaknya, saat anaknya sedang main, ia ajak utk bertemu kami.

Jadilah ia tak mau kami foto atau berfoto bersama. Nita akan bilang 'moh' jika kami bilang 'foto ya'.

Saya pun mencuri-curi kesempatan mengambil fotonya. Saat ketahuan, Nita memencet sembarang kamera saya, berusaha utk menghapusnya. Tapi Nita tak tahu caranya.

Kata Bapaknya, ia harus dirayu. Teman ku merayunya dengan trik yg lucu. Mulutnya dapat digoyang-goyangkan seolah ditarik benang gaib oleh tangannya. Tapi tak juga berhasil.

Kata Bapaknya lagi, bila dengan Wanita ia mudah dirayu. Suatu kelemahan kami, karena diantara kami berenam, tak ada kaum hawanya.

Mmm, tapi tetap pengalaman pertama, sangat menyenangkan. :)

Sunday, March 3, 2013

Java Jazz Impression

Bartno note:




Meski cuma kebagian sehari nonton Java Jazz 2013, tetap sangat berkesan. Selalu aja ada yang beda setiap tahunnya.

First one that impress me adalah D'Masiv Jazz Project.

Meskipun baru pertama kali, Rian dan kawan-kawan berhasil bikin seluruh ruangan joget, nyanyi bareng dan apalah yang bikin ceria malam itu.

Sayangnya, saya cuma kebagian empat musik terakhir. Namun sebuah tos dari Rian bikin malam saya tambah bersemangat.

You know, I sang a long those four song. :)

Sedikit kritik buat penyelenggara Java Jazz, special show yang mereka tampilkan bahkan kalah dengan jumlah pengunjung show biasa. Jadi saya rasa untuk tahun depan perlu dipilah-pilih dengan matang lagi.

Semoga tahun depan they impress me again.






Sunday, February 24, 2013

Gathering A.C.I

Bartno note:



Saya rasa ini gathering kedua yang saya ikuti.

Kali ini diselenggarakan oleh salah satu mal terbesar di Indonesia.

Ada lomba adu tulisan mengenai Aku Cinta Indonesia (A.C.I).

Ternyata karya ku kalah oleh peserta lain. Tak apa lah, paling tidak bisa untuk menambah isi kisah-kisah ku ini.

"Tak ada yang seperti ini, Lempar kayu jadi tanaman.
Setiap senyuman memberi ketenangan.
Ribuan pantai, ribuan gunung tenangkan pikiran.
Beribu budaya disatukan dalam negara kesatuan.

Ini tempat tinggal saya, yang saya cinta hingga menutup mata.
I love Indonesia."

Note: Itu foto tim Rampak Gendang

Wednesday, February 20, 2013

My Addiction

Bartno Note:





It's almost a year about my first travel to camping and mountaineering.

I never tought it gonna be addicted. But this is a positive one.

Just a slight memory that still attached in my head, about my first adventure last year.

Precisely it happend in 17 to 20 Mei 2012.

It's all begin in Stasiun Senen, when we all together at 16 Mei. At that time I only knew one person, but in the end we are like one big family (20 people).

Our spirit so high when we arrived at Malang. But then when we are just only need to walking trough the path to get to Sempu Island, everything changed.

Big pour rain, make the path so slippy. Some time we fall, some time we cut our feet by the coral. Plus cold, the holiday become frightened.

Two of my friend getting chilly and dizzy. But somehow, we mannage to support each other, so we finally can see the beatiful island with hundred of stars above.

It's feel like old proverb "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang di tepian. Bersakit-sakit dahulu, Bersenang-senang kemudian."

Then the next holiday day, it's fun, it's nice and it's more laugh. Even, at Bromo the weather is very cold.

In this picture, that's our team.

This adventure mad me a new person, a new goal to travel around Indonesia and the world.




Music

Berselancar